Masculine energy dan femenine energy apasih maksud nya? apakah jadi perempuan dengan Masculine energy bikin cowok jadi gak tertarik?

(Sc: :Abstract Angel Artist Stephen K Art Collections   )


Hallo smart readers! kalian pasti suka banget scroll tiktok atau sosial media kalian dan mungkin kebiasaan ini udah menjadi sebuah habbit yang susah banget untuk kalian tinggalin!

pastiin apa yang kalian lihat dan tonton itu jadi pembelajaran buat kamu, dan bermanfaat ya! biar waktu yang kalian pake ga cuma jadi sebuah ke- wasting time -an yang super duper sia-sia peeps! seperti hal nya pembahasan artikel-artikelan yang akan di bahas hari ini nih! kita bakal bahas seputar topik yang sering banget muncul di sosial media kita, masculine energy dan feminine energy. dan bener ga sih, cewek yang punya energi maskulin lebih rentan untuk susah dapet cowok ataupun sebaliknya?

sebelum masuk kepembahasan kita, kita harus tau dulu nih smart readers, apasih definisi dari Masculine energy dan femenine energy ituu?

Dilansir dari Medium.com, energi feminin biasanya dinamis dan mengalir. Gerak-geriknya biasanya gak bisa dijelaskan dengan logika rasional. Energi feminin tidak dibatasi oleh norma-norma sosial dan aturan karena dia bakal mengikuti kata hatinya. Energi feminin biasanya memiliki daya tarik seperti magnet, dan tak ada yang bisa menolak tarikannya. Kekuatan dari energi feminin adalah mengetahui jati diri yang sebenarnya.

Orang dengan energi feminin biasanya ekspresif dan kreatif karena mereka tidak menekan emosi mereka. Mereka akan memikirkan bagaimana caranya untuk mencapai hal yang mereka inginkan, sekalipun tampaknya tidak ada jalan. Orang yang lebih dominan dengan energi feminin akan lebih mudah berempati dan memprioritaskan perasaan mereka.

Berlawanan dengan energi feminin, energi maskulin cenderung lebih stabil dan mudah diprediksi. Kekuatan dari energi maskulin ada pada willpower, clarity, dan fokus. Tak seperti energi feminin yang mengalir seperti air dan tidak ada aturan, energi maskulin terstruktur dan bisa menerapkan logika dengan benar.

Orang dengan energi maskulin tau betul apa yang ingin dicapainya dan bagaimana caranya. Oleh karena itu, jarang ada kebinggungan atau ketidakjelasan. Energi maskulin juga protektif dan straightforward, contohnya, kalau kamu gak suka, ya yaudah, tinggalin. Orang yang lebih dominan dengan energi maskulin memiliki karakteristik bisa berfikir jernih, menyelesaikan masalah, dan mandiri.

nah nah sampe selesai deskripsi tentang kedua energy tersebut, udah bisa mengenali diri sendiri belum? udah sih yaa pasti! wkwk jangan salah mengenali diri sendiri ya! cukup salah mengenal orang lain aja karna tertipu sama yg terlihat (wkwkw curcol cuy!)

kedua energy ini bukan sebuah pengelompokan dr sebuah gender loh peeps! kedua energy ini bisa terjadi di laki-laki maupun perempuan, kita diciptakan dengan memiliki dua energi tsb cuma pembedanya, yang mana yang mendominasi dalam diri seseorang. banyak sekali, perempuan dengan masculine energy dan banyak juga laki-laki dengan feminine energy, heitss bukan berarti mereka jadi seseorang yang dengan tanda kutip ya peeps! ini wajar banget.

mengesampingkan pembahasan tentang laki-laki yang feminine. artikel kali ini akan kita fokuskan untuk membahas perempuan dengan masculine energy, dan nasib kisah relationship nya! HAHAHA (bahas diri sendiri) 

seperti halnya kehidupan yang selalu memiliki dua pilihan, kanan dan kiri, depan dan belakang dan laki-laki dan perempuan. sama hal nya dengan feminine dan masculine. feminine dapat dikatakan sebagai sebuah penerima dan masculine adalah provider nya. maka dapat di katakan, perempuan dengan energy feminine cocok dengan laki-laki masculine dan begitupun sebaliknya, karena kita semua tahu bahwa, apapun hal nya  kita harus mengedepankan konsep balancing, maka dengan konsep itu kita bisa mendapatkan keharmonisasian dalam sebuah hal. 

lalu? bagaimana dengan perempuan yang mengingingkan laki-laki masculine, tapi perempuan tersebut malah memancarkan energy masculine juga? bisa gak sih?!

Secara garis besar dapat dikatakan TIDAK. karena, seperti yang sudah di bahas di atas, laki-laki masculine menginginkan diri nya as an a provider, dia ingin menjadikan dirinya adalah seseorang yang menjadi penolong atau ingin keberadaan nya dianggap selalu ada. sedangkan perempuan dengan energy masculine, identik dengan kemandirian dan mengedepankan kepentingan diri sendiri di banding kepentingan orang lain. nahh, dari hal kecil ini bisa kita lihat bahwa, laki-laki masculine dengan perempuan masculine memiliki kutub yang sama, coba kita lihat magnet yang kita pertemukan dengan kutub yang sama, maka kedua mangnet akan saling menolak. TTTAAPIII, bukan ga mungkin yaa kalo perempuan dengan energy masculine dan laki-laki masculine akan selalu bertolak, karena pasti ada pasangan yang dengan kutub yang sama. begitupun sebaliknya.

pembelajaran kali ini, sebagai perempuan kita harus memiliki energy feminine, agar kita memiliki energy yang seimbang. menurut saya sebagai penulis, perempuan dengan maculine energy yang mendominasi akan rentan menjadi korban perselingkuhan, karena laki-laki akan berlasan kurang dihargai atas keberadaan nya. sebagai perempuan, kita perlu memiliki energy feminine, agar terciptanya sebuah keharmonisasian dalam kehidupan, dan diri sendiri. 

Semua wanita itu hebat, apapun energynya. 
Semua wanita itu kuat, apapun itu energynya.
kita akan lebih dari itu semua apabila keharmonisasian menjadi milik kita,
Seutuhnya!

Semoga artikel-artikelan kali ini bermanfaat buat para smart readers yaa! bukan bermaksud menggurui tapi semoga apa yang aku sampaikan hari ini bisa diterima teman-teman semua nyaa! 

Have e good day! sampai jumpa di artikel-artikelan selanjutnyaa!

XOXO PUTRIAF<3

Komentar